-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jabar-Jateng, Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Berbasis Aglomerasi Polisentris

    27 Juli 2026, Juli 27, 2026 WIB Last Updated 2026-07-27T11:47:04Z


     


    Sukapurwanews.com - JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan KUNCI Bersama menjadi model pengembangan kawasan berbasis aglomerasi polisentris guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Barat–Jawa Tengah, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Hal tersebut disampaikan Menko AHY usai memberikan keynote speech dan menghadiri Kunci Bersama Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/7/2026).






    Menurut Menko AHY, kawasan yang terdiri atas delapan kabupaten/kota di Jawa Barat dan dua kabupaten di Jawa Tengah tersebut memiliki potensi besar di sektor ekonomi, industri, pariwisata, serta pengembangan wilayah. Namun, potensi tersebut masih perlu didukung oleh konektivitas dan infrastruktur yang semakin terintegrasi agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. 


    "Kawasan Kunci Bersama memiliki potensi yang sangat besar dari sisi ekonomi, industri, pariwisata, dan pengembangan wilayah. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh konektivitas dan infrastruktur yang terintegrasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Menko AHY.






    Menko AHY menjelaskan posisi strategis Kawasan Kunci Bersama didukung oleh keberadaan Pelabuhan Patimban sebagai gerbang logistik laut dan Bandara Internasional Kertajati sebagai gerbang udara. Pemerintah terus mendorong optimalisasi kedua infrastruktur tersebut, termasuk menjadikan Kertajati sebagai hub industri kedirgantaraan nasional yang diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi kawasan. 


    Selain penguatan infrastruktur, pemerintah juga mendorong penataan ruang yang lebih terarah dengan mengembangkan potensi unggulan di masing-masing wilayah, mulai dari sektor pariwisata, agribisnis, kawasan pangan berkelanjutan, hingga industri. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan yang lebih merata sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja. 






    "Kita membangun infrastruktur bukan semata membangun jalan, pelabuhan, atau bandara, melainkan bagaimana infrastruktur tersebut membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata," tegas Menko AHY.


    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di Kawasan Kunci Bersama masih menunjukkan disparitas antarwilayah. Oleh karena itu, konektivitas menjadi faktor penting untuk menurunkan biaya logistik, memperlancar mobilitas barang dan manusia, serta meningkatkan produktivitas kawasan.






    Untuk menjawab tantangan tersebut, Menko AHY menawarkan konsep aglomerasi polisentris, yaitu pengembangan beberapa pusat pertumbuhan yang saling terhubung sesuai keunggulan masing-masing wilayah. Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan setiap daerah berkembang sesuai potensi dan fungsinya, sekaligus saling memperkuat melalui konektivitas, jaringan logistik, dan aktivitas ekonomi sehingga pertumbuhan kawasan berlangsung lebih seimbang dan berkelanjutan. 


    "Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan ego sektoral. Yang dibutuhkan adalah pengembangan kawasan yang terintegrasi sehingga setiap daerah dapat tumbuh sesuai keunggulannya, namun tetap saling terhubung dan saling memperkuat," kata Menko AHY.


    Menko AHY menambahkan inisiatif pengembangan Kawasan Kunci Bersama berawal dari aspirasi para kepala daerah yang menginginkan percepatan pembangunan melalui kolaborasi lintas wilayah. Pemerintah pusat, menurutnya, siap mengawal inisiatif tersebut agar berkembang menjadi model pengembangan kawasan yang mampu mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah.






    "Ini merupakan inisiatif yang datang dari para kepala daerah. Saya melihat adanya optimisme dan semangat kolaborasi untuk membangun kawasan secara bersama-sama. Pemerintah pusat siap mendukung agar Kunci Bersama berkembang menjadi kawasan yang semakin maju, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkas Menko AHY.


    Kunci Bersama Summit 2026 dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama sepuluh kepala daerah yang tergabung dalam KUNCI Bersama, yaitu Bupati Kuningan selaku Ketua Sekretariat KUNCI Bersama, Bupati Cirebon, Wali Kota Cirebon, Bupati Ciamis, Bupati Cilacap, Bupati Brebes, Wali Kota Banjar, Bupati Majalengka, Bupati Pangandaran, dan Bupati Indramayu.


    Pada agenda tersebut, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra, Tenaga Ahli Menko Ali Affandi, serta Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ahmad Khoirul Umam.


    *SP-268/INFRA/HUMAS/VII/2026*


    #KemenkoInfrastruktur

    #KemenkoInfra

    #MenkoAHY

    #InfrastrukturUntukSemua

    #MemperkuatInfrastruktur


    Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik

    Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan


    Instagram: @kemenkoinfra

    X: @kemenkoinfra

    YouTube: @kemenkoinfra


    ( redaksi sukapurwanews.com yadi )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +