Sukapurwanews,Pandeglang, Banten – Objek wisata Pantai Ciputih yang berada di desa kerta Mukti kecamatan sumur, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya perlakuan tidak adil terhadap wisatawan lokal.24/3/2026
Seorang pengunjung asal daerah setempat, Agus Deni Setiawan, mengaku mengalami penolakan saat hendak berkunjung ke Pantai Ciputih. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak diperbolehkan masuk dengan alasan lokasi wisata sudah penuh.
“Menurut petugas di lokasi, tempat sudah penuh. Tapi saya melihat masih ada area yang kosong,” ujar Agus Deni saat dimintai keterangan.
Agus Deni yang merupakan putra daerah merasa kecewa atas perlakuan tersebut. Ia menduga adanya perlakuan berbeda antara wisatawan lokal dengan wisatawan dari luar daerah.
“Saya sebagai pribumi merasa tidak dihargai. Seolah-olah wisatawan luar lebih diprioritaskan,” tambahnya.
Dugaan ini pun menimbulkan pertanyaan terkait sistem pengelolaan dan pelayanan di objek wisata tersebut, khususnya dalam hal pemerataan akses bagi seluruh pengunjung tanpa memandang asal daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola wisata Pantai Ciputih terkait dugaan tersebut. Masyarakat berharap adanya klarifikasi serta evaluasi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang dan sektor pariwisata tetap menjunjung asas keadilan bagi semua pengunjung.
Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama di kalangan masyarakat lokal yang berharap wisata daerah dapat dikelola secara transparan dan inklusif tanpa adanya diskriminasi.
( ARI )
.jpg)