-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Merawat Budaya Sejak Dini, Sanggar Tari Jaipong Widya Lokamanik Gelar Evaluasi dan Milangkala ke-2

    28 Mei 2026, Mei 28, 2026 WIB Last Updated 2026-05-28T06:20:22Z


    Suara gamelan dan riuh tepuk tangan masyarakat mengawali kemeriahan kegiatan Evaluasi Sanggar Tari Jaipong Widya Lokamanik sekaligus Milangkala ke-2 yang berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026 di Kampung Karajan, Desa Cibatu, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Sejak pagi hari, area kegiatan sudah dipenuhi para murid, orang tua, tamu undangan, hingga masyarakat yang antusias menyaksikan pertunjukan seni budaya tersebut.



    Kegiatan yang dipimpin oleh Sri Mulyani atau yang akrab disapa Bunda Laras itu berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan diikuti sekitar 70 murid sanggar dari berbagai kategori usia.


    Acara dibuka dengan penampilan tari Jaipong dari para murid usia dini yang tampil mengenakan busana berwarna cerah khas budaya Sunda. Satu per satu peserta kemudian menampilkan hasil latihan mereka di hadapan para penguji dan tamu undangan. Sorak bangga dari para orang tua terus terdengar setiap kali peserta menyelesaikan penampilannya.



    Suasana semakin meriah ketika dua penguji seni tari yang didatangkan langsung dari Kota Bandung mulai memberikan penilaian terhadap teknik gerak, kekompakan, ekspresi, hingga penghayatan para peserta. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan Sanggar Tari Jaipong Widya Lokamanik untuk meningkatkan kualitas seni para murid.



    Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari DISPORAPARBUD Kabupaten Purwakarta yang diwakili Kabid Pariwisata Dodi Samsul Bahri, jajaran Mojang Jajaka Purwakarta, perwakilan Ekraf Kabupaten Purwakarta, tokoh masyarakat, hingga para pegiat budaya Kabupaten Purwakarta.


    Hadir pula owner Panggung Seni Atharrazka, Sugih, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan pelestarian seni budaya tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan seni tradisional dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Purwakarta, khususnya dalam bidang seni tari dan budaya Sunda.


    Dalam sambutannya, Bunda Laras menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dua tahun Sanggar Tari Jaipong Widya Lokamanik yang terus berkembang dan mendapat dukungan masyarakat.


    “Milangkala ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus melestarikan seni budaya Sunda. Anak-anak bukan hanya belajar menari, tetapi belajar disiplin, keberanian, dan rasa cinta terhadap budaya daerah,” ungkapnya.

     


    Memasuki siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan kolaborasi seni budaya yang menjadi salah satu perhatian utama para penonton. Sebanyak tujuh pesilat dari Perguruan Pencak Silat Lugay Kancana tampil memukau di bawah arahan Kang Dodi.


    Pertunjukan diawali dengan kreasi ibing pencak silat bernuansa tradisional Sunda yang dipadukan musik kendang penca. Penonton kemudian dibuat terpukau dengan atraksi pertarungan tangan kosong, teknik bela diri tradisional, hingga demonstrasi penggunaan senjata tradisional yang ditampilkan penuh energi dan ketangkasan.



    Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memenuhi area panggung. Banyak penonton mengabadikan momen pertunjukan menggunakan telepon genggam mereka.


    Kang Dodi dalam penyampaiannya mengajak generasi muda untuk terus mencintai seni dan budaya lokal sebagai bagian dari jati diri bangsa.

    “Budaya adalah identitas kita. Seni tari Jaipong dan pencak silat harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak hilang oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Kabid Pariwisata Dodi Samsul Bahri memberikan apresiasi terhadap semangat Sanggar Widya Lokamanik dalam melakukan pembinaan seni budaya secara konsisten.


    “Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu melibatkan generasi muda secara langsung dalam pelestarian budaya daerah. Ini adalah bentuk nyata menjaga warisan budaya Purwakarta,” katanya.

     

    Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada para peserta ujian, pihak DISPORAPARBUD Kabupaten Purwakarta juga memberikan doorprize berupa tiket masuk gratis ke salah satu tempat wisata di Kabupaten Purwakarta. Pembagian hadiah tersebut disambut antusias oleh para murid yang hadir dan menambah semarak suasana kegiatan.



    Di sela kegiatan, salah satu peserta bernama Alya mengaku bahagia dapat tampil dalam evaluasi tersebut.


    “Senang sekali bisa tampil di depan banyak orang. Walaupun tadi sempat gugup, tapi sekarang jadi lebih percaya diri,” ujarnya sambil tersenyum.

     

    Hal serupa disampaikan salah satu orang tua murid yang hadir mendampingi anaknya sejak pagi.


    “Kami bangga anak-anak memiliki kegiatan positif seperti ini. Selain belajar seni, mereka juga belajar disiplin dan mengenal budaya Sunda,” tuturnya.

     

    Menjelang sore hari, kegiatan ditutup dengan penyerahan hasil evaluasi kepada para peserta, sesi foto bersama seluruh tamu undangan, serta doa bersama dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. Milangkala ke-2 Sanggar Tari Jaipong Widya Lokamanik pun menjadi momentum kebersamaan yang tidak hanya menghadirkan hiburan seni, tetapi juga memperkuat semangat pelestarian budaya tradisional di Kabupaten Purwakarta.


    Red Sukapurwanews :KD

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +