-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Terima Laporan Masyarakat, Pemuda Pancasila di Pandeglang akan Laporkan Dugaan Pungli ke Kejaksaan

    21 Agustus 2026, Agustus 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T08:57:07Z


     



    Sukapurwanews.com -  Pandeglang — Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila di Kabupaten Pandeglang berencana akan melaporkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang meresahkan masyarakat ke Kejaksaan Negeri Pandeglang.


    Langkah tegas ini diambil setelah banyaknya warga yang melaporkan adanya pungutan biaya tidak resmi saat mengurus berbagai keperluan administrasi dalam program PTSL selama tahun 2024 – 2026


    Salah satu pengurus pemuda Pancasila di Pandeglang, Herry Setiadi mengatakan bahwa Berdasarkan keluhan yang diterima, warga kerap diminta membayar biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Padahal beberapa jenis pelayanan seharusnya gratis atau berbiaya tetap sesuai aturan. Keluhan ini sudah lama terjadi namun belum mendapat penanganan tuntas, dan akibat dari adanya praktik pungli diindikasi kan petugas pemetaan dan pengukuran dinilai asal jadi, sehingga hal tersebut dapat memicu konflik di masyarakat.


    “Kami tidak akan diam saja membiarkan rakyat terus dirugikan. Pelayanan publik harus bersih, transparan, dan sesuai aturan. Tidak boleh ada pungutan atas nama apa pun yang tidak sah,” tegas Herry saat ditemui di kantor ATR BPN Jumat (21/8).


    Berkas laporan kini sedang disusun lengkap beserta data keluhan dan bukti pendukung. Segera siap, Herry mengaku akan segera menyerahkan langsung ke Kejaksaan Negeri Pandeglang agar diselidiki secara menyeluruh, siapa pihak yang terlibat hingga berapa besar kerugian yang dialami warga.


    Dirinya berharap dari hasil pelaporan ini dapat membuktikan bahwa praktik pungli tidak boleh dibiarkan. Kejaksaan diminta menindak tegas pelaku serta memulihkan hak-hak masyarakat yang telah dirugikan.


    Sampai berita ini diterbitkan, kepala ATR BPN Pandeglang belum dapat dikonfirmasi




     (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +