-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, PWI Banten Panjatkan Doa

    09 September 2026, September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T04:47:11Z

     

    Delapan Orang dalam Rombongan Speedboat Belum Diketahui Keberadaannya di Perairan Selat Sunda


    BANTEN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menyampaikan keprihatinan mendalam atas hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga kru speedboat saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.


    Rombongan yang berjumlah delapan orang tersebut diketahui berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka bertolak menuju kawasan perairan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.


    Namun hingga kini, keberadaan rombongan tersebut belum diketahui dan keluarga masih menunggu kabar mengenai keselamatan mereka.



    Ketua PWI Provinsi Banten, Rian Nopandra, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai hilang kontaknya lima jurnalis tersebut. PWI Banten juga telah berkomunikasi dengan keluarga salah seorang jurnalis yang dilaporkan hilang kontak.


    “Kami ikut prihatin atas adanya laporan lima wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami sudah melakukan kontak dengan salah satu keluarga wartawan yang hilang kontak itu, yang kebetulan orangnya merupakan anggota PWI Lebak,” kata Rian.


    Berdasarkan informasi yang diterima PWI Banten, lima jurnalis tersebut hilang kontak bersama tiga orang lainnya yang terdiri dari kapten kapal, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu atau guide.


    Adapun lima jurnalis yang hingga kini dilaporkan belum dapat dihubungi tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudhistiro Pranoto atau Yudhis, jurnalis iNews; Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal, jurnalis freelance.


    Rian berharap seluruh anggota rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.


    “Kami semua memanjatkan doa terbaik untuk teman-teman kita. Semoga seluruh jurnalis dan tiga orang kru speedboat dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.


    PWI Banten Hubungi Keluarga Jurnalis


    Sebagai bentuk kepedulian terhadap para jurnalis yang hilang kontak, Rian mengaku telah menugaskan Sekretaris PWI Banten, Fahdi Khalid, untuk berkomunikasi langsung dengan pihak keluarga.


    Fahdi kemudian menghubungi Mansyur Suryana, ayah kandung M. Bagus Khoirunnas, yang juga merupakan wartawan Kantor Berita Antara.


    “Dari keterangan orang tuanya, bahwa anaknya belum ketemu. Jadi mohon doanya saja untuk teman-teman semua,” kata Rian.


    Sementara itu, Mansyur Suryana membenarkan bahwa hingga saat ini dirinya masih belum mendapatkan kabar dari putranya, M. Bagus Khoirunnas.


    Ia berharap seluruh insan pers dan masyarakat turut mendoakan keselamatan Bagus bersama empat jurnalis lainnya serta tiga kru speedboat yang berada dalam rombongan tersebut.


    Menurut Mansyur, putranya selama ini dikenal aktif melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Bahkan, sejumlah hasil jepretan foto Bagus terkait aktivitas erupsi GAK pernah mendapat perhatian luas dan sempat diunggah melalui media sosial milik Presiden Republik Indonesia.


    Karena memiliki perhatian besar terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Bagus juga kerap melakukan peliputan di sekitar kawasan tersebut.


    Dalam perjalanan terakhirnya, Bagus disebut dipercaya menjadi koordinator yang mengantar sejumlah jurnalis nasional untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau menggunakan speedboat.


    “Belum ketemu, saya harap ada kabar baik. Mohon doanya saja dari semua teman-teman agar Bagus dan rekan-rekan selamat,” kata Mansyur.


    Harapan Kabar Baik dari Selat Sunda


    Hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga kru speedboat ini menjadi perhatian serius kalangan insan pers di Banten. Doa dan harapan terus mengalir agar seluruh anggota rombongan segera ditemukan dalam keadaan selamat.


    Hingga berita ini ditulis, belum ada kabar mengenai keberadaan lima jurnalis bersama tiga kru speedboat tersebut.


    PWI Banten bersama keluarga dan rekan-rekan sesama jurnalis berharap pencarian dan upaya memperoleh informasi mengenai keberadaan rombongan dapat segera membuahkan hasil.


    Seluruh pihak kini menanti kabar baik dari perairan Selat Sunda.(*)


    Redaksi Sukapurwanews.com



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +