-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Blogger Templates

    Penutupan Ujian Kenaikan Sabuk Gagak Lumayung Berlangsung Meriah di Bungursari

    01 Februari 2026, Februari 01, 2026 WIB Last Updated 2026-02-01T11:47:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Purwakarta — Perguruan Pencak Silat Gagak Lumayung – Generasi Pusaka Wargi Saluyu sukses menggelar Penutupan Ujian Kenaikan Sabuk di wilayah Bungursari, Kabupaten Purwakarta, dengan suasana meriah dan penuh antusias. Sekitar 30 pesilat usia dini hingga remaja mengikuti kegiatan ini setelah melalui rangkaian ujian teknik, mental, dan etika sesuai pakem perguruan.


    Puncak kegiatan ditandai dengan pemberian sabuk dan sertifikasi kenaikan tingkat kepada para pesilat yang dinyatakan lulus, sebagai simbol capaian latihan sekaligus amanah moral untuk menjaga sikap, adab, dan tanggung jawab sebagai pesilat.



    Acara semakin bermakna dengan sesi pemberian penghargaan oleh Kang Dodi Lugay, selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Pesilat Nusantara (APN) sekaligus Guru Besar Perguruan Lugay Kancana. Pada kesempatan tersebut, Kang Dodi menyerahkan:



    • Sertifikat Penghargaan Tokoh Berprestasi kepada Taufik Deden Setiawan (Om Beben) atas dedikasi, konsistensi, dan keberhasilannya membina serta memimpin Perguruan Gagak Lumayung dalam pengembangan pesilat muda berbasis nilai tradisi dan karakter.



    • Sertifikat Penghargaan untuk Perguruan Pencak Silat Gagak Lumayung sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif dalam pembinaan pencak silat, pelestarian budaya, dan pendidikan karakter generasi muda di wilayah Purwakarta.



    Dalam pesannya, Kang Dodi menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pengakuan atas kerja nyata di tingkat akar rumput.

    “Prestasi sejati dalam pencak silat adalah keberhasilan membentuk manusia beradab. Perguruan dan pelatih yang konsisten menjaga nilai etika, tradisi, dan tanggung jawab sosial layak mendapatkan apresiasi,” tegasnya.

     

    Turut hadir dalam kegiatan ini Abah Alex selaku sesepuh dan Ketua Perguruan Lugay Kancana, Pak Slamet Kusaeni, Mas Taro dari Perguruan PSHT, para orang tua pesilat, perwakilan Karang Taruna setempat, serta aparatur desa.




    Dalam sambutannya, Om Beben menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan serta dukungan seluruh pihak.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membina pesilat agar tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Abah Alex dalam sambutan sesepuh menekankan pentingnya menjaga marwah perguruan.

    “Ilmu silat harus sejalan dengan adab. Selama nilai itu dijaga, perguruan akan tetap hidup dan dihormati,” pesannya.

     

    Rangkaian acara ditutup dengan doa, kebersamaan, dan dokumentasi bersama, mencerminkan sinergi kuat antara perguruan, orang tua, masyarakat, dan organisasi pencak silat.


    Redaksi Sukapurwanews
    Penulis: Kang Dodi Lugay

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini