-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Grand Opening Panggung Seni Budaya Atharrazka, Situ Cigangsa Purwakarta: Meriahkan Seni, Budaya, dan Kreativitas Lokal

    28 Maret 2026, Maret 28, 2026 WIB Last Updated 2026-03-28T06:31:38Z


    Kawasan Situ Cigangsa pada Sabtu pagi hingga siang hari berubah menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang memikat perhatian masyarakat. Gelaran Grand Opening Panggung Seni Budaya Atharrazka berhasil menyatukan berbagai elemen budaya, mulai dari sanggar tari, perguruan pencak silat, hingga pelaku UMKM lokal. Acara ini berlangsung sejak pagi hingga sekitar pukul 13.00 WIB, menjadi bukti nyata semangat masyarakat Purwakarta untuk melestarikan budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda.


    Sejak awal, panggung utama telah dipenuhi warna-warni kostum para penari. Beberapa sanggar tari dari berbagai wilayah Purwakarta turut memeriahkan acara, antara lain:

    1. Sanggar Seni Raden Purnadhinata Art

    2. Gentra Manik 1 

    3. Raksa Wibawa 1 

    4.  Manik Tunggal 2 

    Gerakan enerjik, ritme yang dinamis, dan keindahan ekspresi wajah para penari berhasil memukau pengunjung. Penampilan para penari muda ini sekaligus menjadi simbol keberlanjutan budaya Sunda melalui generasi muda.


    Acara semakin meriah ketika giliran Perguruan Pencak Silat Lugay Kancana menampilkan atraksinya. Pesilat muda Neng Alisa Nur Aprilia memukau penonton dengan kombinasi jurus pencak silat tradisional dan permainan senjata tradisional. Setiap gerakan yang diperagakan menunjukkan teknik, konsentrasi, dan keberanian, sehingga mengundang tepuk tangan panjang dari para pengunjung. Penampilan ini menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar bela diri, tetapi juga seni dan budaya yang spektakuler.



    Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami, yang hadir langsung di lokasi. Dalam wawancara singkat, Ibu Sri Puji Utami menyatakan bahwa DPRD akan mensuport pengembangan kegiatan seni budaya ini dengan membuat agenda khusus yang melibatkan stakeholder, instansi terkait, dan sponsor, guna membangun sarana dan prasarana panggung yang selama ini masih jauh dari layak. Selama ini, sebagian besar pagelaran budaya masih mengandalkan swadaya sanggar, sehingga dukungan ini diharapkan mampu mewujudkan panggung budaya yang profesional, nyaman, dan berkelanjutan.


    Ketua Sanggar Atharrazka, Pak Sugih, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya grand opening ini. Ia berharap panggung seni ini menjadi wadah bagi para seniman untuk menampilkan kreativitas sekaligus menjaga kelestarian budaya. Pak Sugih juga menekankan pentingnya penyusunan rundown acara dan kepanitiaan yang lebih tertata, agar setiap pertunjukan seni tersaji maksimal.


    Dukungan serupa datang dari Ketua Karang Taruna Desa Campaka, H. Ahmad ST, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah untuk mendukung kegiatan seni budaya. Menurutnya, acara seperti ini memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi seni, disiplin, dan karakter.


    Dari pihak Perguruan Pencak Silat Lugay Kancana, pengurus Dewi Aprianti menyampaikan apresiasi terhadap kesempatan yang diberikan kepada para pesilat untuk tampil. Ia berharap event gelar budaya ke depan dapat diselenggarakan lebih profesional, dengan persiapan kepanitiaan dan rundown acara yang matang, sehingga setiap penampilan seni tersaji optimal dan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.


    Selain seni pertunjukan, acara ini juga diramaikan oleh UMKM dan pedagang lokal. Lapak kuliner dan jajanan tradisional memenuhi area sekitar panggung, memberikan warna tambahan sekaligus membantu perputaran ekonomi warga. Salah satu pedagang yang ditemui Sukapurwa News menyampaikan rasa senangnya, karena kegiatan seperti ini tidak hanya menghibur masyarakat tetapi juga membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kunjungan ke kawasan Situ Cigangsa.


    Tokoh pencak silat tradisi, Kang Dodi Lugay, turut hadir memberikan dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya. Kehadirannya menegaskan bahwa kegiatan budaya tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi karakter, disiplin, dan penghargaan terhadap warisan leluhur.


    Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, dukungan pemerintah, keterlibatan para seniman, dan partisipasi aktif UMKM, Grand Opening Panggung Seni Budaya Atharrazka di Situ Cigangsa diharapkan menjadi tonggak awal dari agenda rutin gelar budaya yang profesional, terorganisir, dan berkelanjutan. Event ini sekaligus menjadi wadah pemberdayaan seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal.

    Liputan: Sukapurwa News

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +