SUKAPURWA NEWS
Purwakarta — Langkah awal menuju perhelatan budaya kembali ditabuh. Rapat pembentukan kepanitiaan Pasanggiri Jaipong digelar dengan nuansa khas pedesaan di Rumah Makan Abah Nurdin, Campaka. Hamparan sawah yang tengah memasuki masa pematangan menjadi latar alami, menghadirkan suasana tenang namun penuh energi perencanaan.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Bapak Sugiyanto, pimpinan Sanggar Seni Budaya ATHARRAZKA Situ Cigangsa, bersama Ibu Sri Mulyani, pimpinan salah satu sanggar seni di Desa Campaka. Keduanya menjadi motor penggerak dalam upaya menghidupkan kembali geliat seni tradisi, khususnya tari Jaipong, di tengah masyarakat.
Rapat turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pariwisata, Bapak Dodi Samsul Bahri, yang memberikan arahan strategis terkait pelaksanaan kegiatan. Hadir pula perwakilan pengurus Ekonomi Kreatif Kabupaten Purwakarta, Kang Hadi, yang menegaskan bahwa sektor Ekraf siap membawahi dan mengawal pengembangan kegiatan ini, tidak hanya sebagai event seni, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Dalam pemaparannya, sektor Ekonomi Kreatif juga akan mengintegrasikan berbagai ruang lingkup pendukung, meliputi subsektor seni pertunjukan, kriya (kerajinan), fesyen, kuliner, fotografi dan videografi, desain komunikasi visual, hingga konten digital dan media publikasi. Seluruh sektor ini diarahkan untuk terlibat aktif dalam Pasanggiri, sehingga kegiatan tidak hanya berorientasi pada lomba, tetapi berkembang menjadi ekosistem kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan daya tarik wisata.
Turut hadir Duta Batik Nasional, Kang Rhana Cahya Nugraha, yang menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Pasanggiri sebagai bagian dari penguatan identitas budaya daerah.
Selain itu, tampak hadir Kang Dodi Suhada yang berperan aktif dalam mempersiapkan aspek administrasi serta penyusunan tata aturan pelaksanaan kegiatan. Pengalamannya dalam mengelola berbagai event budaya dan kejuaraan pencak silat tradisi tingkat Jawa Barat hingga nasional menjadi salah satu kekuatan penting dalam memastikan kegiatan berjalan profesional dan terstruktur.
Dari hasil rapat, disepakati bahwa Pasanggiri Jaipong akan digelar pada bulan Juni mendatang, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58. Lokasi kegiatan direncanakan berlangsung di Panggung Seni ATHARRAZKA, Situ Cigangsa, Desa Campaka Sari.
Ajang ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para penari Jaipong untuk menampilkan kreativitas, sekaligus menjadi panggung pelestarian budaya yang mempertemukan generasi muda dengan akar tradisi mereka.
Dengan keterlibatan aktif sektor Ekonomi Kreatif beserta ruang lingkupnya, Pasanggiri Jaipong ini diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar pertunjukan—melainkan pusat perputaran ide, karya, dan peluang ekonomi berbasis budaya lokal di Kabupaten Purwakarta.
Red: Sukapurwa News
