-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    HMI dan GMNI FISIP USBR Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Cipanas

    25 Mei 2026, Mei 25, 2026 WIB Last Updated 2026-05-25T10:59:40Z


     


    Sukapurwanews.com - Lebak – Bertepatan pada Ahad, 24 Mei 2026, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Insan Cita bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) FISIP USBR melaksanakan penyaluran hasil aksi donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.


    Bencana banjir dan longsor tersebut mengakibatkan satu unit jembatan ambruk akibat tingginya debit air. Selain itu, satu majelis, kamar santri, serta rumah pimpinan Pondok Pesantren Minhajus Salimin di Kampung Tajur RT/RW 007/004, Desa Harumsari, Kecamatan Cipanas, turut mengalami kerusakan parah.


    Pimpinan Pondok Pesantren Minhajus Salimin, Ustaz Enton Muftoni, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat para santri tengah melakukan perbaikan bilik pondok dengan menutupi dinding menggunakan koran.


    “Saat itu ada seekor biawak naik ke daratan dari sungai di samping pondok pesantren. Santri sempat mengepung biawak tersebut untuk ditangkap.


    Namun tiba-tiba salah satu santri melihat air meluap besar dari arah hulu sungai,” ujarnya.

    Melihat derasnya arus air dengan volume tinggi, para santri langsung berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.


    Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

    Diketahui, aliran sungai yang meluap tersebut bernama Sungai Cimauk, yang merupakan pertemuan dari tiga aliran sungai besar, yakni Sungai Cibarani, Cilisung, dan Cikerik.


    Ketua Umum HMI Komisariat Insan Cita, Egi Maulana Agung, menyampaikan bahwa bencana alam ini menjadi tragedi sekaligus pengingat bagi semua pihak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


    “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun kami sangat prihatin atas rusaknya rumah-rumah para pecinta Al-Qur’an dan tempat menuntut ilmu agama.


    Pondok pesantren adalah tempat lahirnya generasi yang mempelajari nilai-nilai keislaman dan literatur keagamaan yang harus terus dijaga,” ungkapnya.


    Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera mengambil langkah cepat untuk melakukan rehabilitasi terhadap pondok pesantren yang terdampak banjir dan longsor ttersebut


    “Menjadi keprihatinan mendalam atas tragedi banjir dan longsor di Kecamatan Cipanas. Kami berharap pemerintah daerah segera bergerak cepat membantu pemulihan pondok pesantren dan fasilitas yang rusak,” pungkasnya.(sd)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +