-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Polemik Pembangunan Kios Nanas di Jalancagak, Pelaksana Tegaskan Pendanaan Bukan dari APBD Jabar

    12 Juni 2026, Juni 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T10:54:54Z

     



    SUBANG – Polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait pembangunan kios nanas di Desa Tambakan, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana kegiatan. Mereka menegaskan bahwa pembangunan kios tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.


    Pelaksana kegiatan, Aam Amsori, menjelaskan bahwa pembangunan kios nanas merupakan hasil dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan perlengkapan outdoor Eiger. Sementara itu, pembangunan fasilitas pendukung berupa paving block dan saluran drainase berasal dari bantuan pribadi Gubernur Jawa Barat.


    “Pembangunan kios nanas ini tidak menggunakan anggaran APBD Provinsi Jawa Barat. Sumber dananya berasal dari program CSR Eiger. Sedangkan untuk paving block dan drainase merupakan bantuan pribadi dari Gubernur Jawa Barat,” ujar Aam kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).



    Menurut Aam, pembangunan kawasan sentra penjualan nanas tersebut dilakukan secara bertahap. Saat ini sebanyak 15 unit kios telah selesai dibangun dan siap digunakan oleh para pedagang.


    Ke depan, kawasan tersebut direncanakan memiliki total 70 unit kios yang akan menjadi pusat aktivitas perdagangan nanas, komoditas unggulan Kecamatan Jalancagak. Adapun 55 unit kios lainnya saat ini tengah memasuki tahap proses lelang.


    “Sebanyak 15 kios sudah selesai dan siap dimanfaatkan. Untuk keseluruhan program akan dibangun 70 kios, sedangkan sisanya saat ini sedang dalam proses lelang,” jelasnya.


    Pemerintah Desa Tambakan juga menyambut baik pembangunan kios tersebut. Kepala Dusun Tambakan, Ade, menilai keberadaan kios nanas akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama petani dan pedagang yang selama ini menggantungkan perekonomian keluarga dari sektor pertanian nanas.


    Selain meningkatkan kenyamanan berjualan, pembangunan kios dinilai mampu menata kawasan perdagangan nanas agar lebih tertib, rapi, dan menarik bagi wisatawan maupun pengguna jalan yang melintas di jalur wisata Jalancagak.


    “Kami melihat manfaat pembangunan ini cukup besar bagi masyarakat. Selain memperindah kawasan, kios-kios ini juga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi warga dan memberikan tempat usaha yang lebih layak bagi para pedagang nanas,” kata Ade.


    Dengan adanya penjelasan dari pihak pelaksana dan pemerintah desa, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai sumber pendanaan maupun tujuan pembangunan kios nanas tersebut. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Jalancagak sebagai salah satu sentra nanas terbesar di Kabupaten Subang sekaligus menjadi ikon ekonomi lokal yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat setempat.


    Redaksi : Sukapurwanews.com (Yd)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +