PURWAKARTA,28/08/2026 Sukapurwanews.com — Kepala SDN 2 Tanjungsari, Kecamatan Pondoksalam, Heri Setiawan, membantah keras pemberitaan yang menyebut adanya dugaan cawe-cawe Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, dalam proyek revitalisasi sekolah.
Heri mengaku kecewa dengan pemberitaan tersebut dan mempertanyakan sumber informasi yang menyebut Kadisdik ikut mengatur penggunaan material baja.
“Saya sebagai kepala sekolah sangat kecewa dengan pemberitaan yang muncul. Kadisdik disebut cawe-cawe, itu fitnah. Sumbernya dari mana? Kok bisa seperti itu? Padahal saya tidak tahu sama sekali,” ujar Heri.
Menurut Heri, pekerjaan revitalisasi SDN 2 Tanjungsari baru berjalan beberapa hari. Karena itu, ia mempertanyakan munculnya pemberitaan mengenai penggunaan baja.
“Pengerjaan baru beberapa hari. Apalagi penggunaan baja, itu sama sekali belum sampai pengerjaannya. Baja itu jelas belum ada di lokasi proyek. Kenapa sudah muncul berita tentang baja?” tegasnya.
Heri menambahkan, pelaksanaan pekerjaan selama ini diawasi dan selalu dikoordinasikan dengan tim teknis, perencana, pengawas serta fasilitator.
“Pekerjaan diawasi dan selalu koordinasi dengan tim teknis, perencana dan pengawas serta fasilitator,” katanya.
Ia juga membantah adanya arahan dari Kadisdik untuk menggunakan supplier atau material tertentu. Menurutnya, pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan, dengan P2SP sebagai pelaksana kegiatan.
SDN 2 Tanjungsari diketahui mendapat Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dengan nilai Rp1.398.072.000 yang bersumber dari APBN.
Heri mempersilakan pihak yang ingin mengetahui kondisi sebenarnya untuk melihat langsung ke lokasi.
“Silakan datang dan lihat langsung. Pekerjaan baru beberapa hari. Jangan sampai sesuatu yang belum terjadi justru sudah diberitakan seolah-olah sudah terjadi,” pungkasnya.
Redaksi: Pernyataan ini merupakan hak jawab dan klarifikasi Kepala SDN 2 Tanjungsari. Sukapurwanews.com tetap membuka ruang klarifikasi bagi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dan pihak terkait lainnya guna menjaga keberimbangan pemberitaan.
Redaksi Sukapurwanews.com (Yd)

