PURWAKARTA – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta yang digelar di Prime Plaza Hotel, Kawasan Kota Bukit Indah, Sabtu (31/10/2026), menetapkan Dias Rukmana Praja sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta melalui mekanisme aklamasi.
Terpilihnya Dias Rukmana Praja menjadi salah satu keputusan penting dalam forum tertinggi organisasi Partai Golkar tingkat kabupaten tersebut. Keputusan ini sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu melanjutkan konsolidasi organisasi serta memperkuat soliditas kader hingga tingkat akar rumput.
Musda XI dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin. Dalam sambutannya, Daniel menyebut Purwakarta sebagai daerah ke-15 di Jawa Barat yang menyelenggarakan Musda dalam rangkaian konsolidasi organisasi Partai Golkar di tingkat kabupaten dan kota.
Daniel menegaskan bahwa dinamika, perbedaan pendapat, hingga persaingan dalam proses pemilihan kepemimpinan merupakan bagian dari demokrasi internal partai. Namun, seluruh proses tersebut harus tetap berlangsung dalam koridor persaudaraan dan etika berorganisasi.
Menurutnya, perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk terpecah menjadi kelompok-kelompok yang justru dapat melemahkan kekuatan partai.
“Kalau tidak berdinamika bukan Golkar namanya. Dinamika yang terjadi di Purwakarta harus disikapi dengan baik. Modal kekompakan, di dalamnya harus solid, jangan gontok-gontokan,” ujar Daniel.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan Musda tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan ketua, tetapi lebih jauh ditentukan oleh kemampuan seluruh kader untuk kembali bersatu setelah keputusan organisasi ditetapkan.
Dengan terpilihnya Dias Rukmana Praja secara aklamasi, Daniel berharap seluruh jajaran Partai Golkar Purwakarta dapat memberikan dukungan terhadap kepemimpinan yang baru, tanpa menyisakan sekat akibat perbedaan aspirasi selama pelaksanaan Musda.
“Musda hanya bagian kecil pertarungan partai, yang lebih besar lagi menanti yaitu gelaran Pemilu selanjutnya. Siapa pun yang terpilih, ini adalah kemenangan seluruh kader Golkar Purwakarta. Setelah dinamika Musda ini selesai, saya tidak mau ada pihak yang merasa ditinggalkan,” tegasnya.
Konsolidasi Organisasi dan Tantangan Kepemimpinan Baru
Terpilihnya Dias Rukmana Praja secara aklamasi membawa tanggung jawab organisasi untuk memperkuat kembali struktur kepartaian, membangun komunikasi antarkader, serta meningkatkan koordinasi antara kepengurusan tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Kepemimpinan baru juga dihadapkan pada agenda strategis untuk mempersiapkan Partai Golkar Purwakarta dalam menghadapi berbagai tahapan politik mendatang.
Penguatan organisasi, kaderisasi, penataan struktur, serta upaya menjaga hubungan dengan masyarakat menjadi sejumlah pekerjaan yang perlu mendapat perhatian dalam menjalankan roda kepartaian ke depan.
Dengan demikian, hasil Musda XI tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga awal konsolidasi untuk menyatukan seluruh potensi dan kekuatan kader Partai Golkar di Kabupaten Purwakarta.
Dihadiri Tokoh Golkar Pusat hingga Daerah
Pelaksanaan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta turut dihadiri sejumlah tokoh partai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten.
Di antaranya Anggota DPR RI Atalia Praratya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta periode sebelumnya Anne Ratna Mustika, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Sri Rahayu Agustina.
Hadir pula jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat, anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Purwakarta, Dewan Pertimbangan (Wantim), serta perwakilan organisasi masyarakat pendiri dan didirikan Partai Golkar maupun organisasi sayap partai.
Antusiasme peserta terlihat melalui kehadiran perwakilan Pengurus Desa (PD), Pengurus Kecamatan (PK), jajaran pengurus DPD, serta sejumlah pimpinan DPD Partai Golkar dari kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat.
Undangan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan partai politik, KPU, Bawaslu, dan berbagai elemen masyarakat turut menghadiri agenda organisasi tersebut.
Aklamasi dan Harapan Persatuan
Terpilihnya Dias Rukmana Praja melalui aklamasi menjadi penutup rangkaian proses pemilihan dalam Musda XI sekaligus membuka babak baru perjalanan Partai Golkar Kabupaten Purwakarta.
Pesan persatuan yang disampaikan Daniel Mutaqien menjadi pengingat bahwa tantangan sesungguhnya bagi kepengurusan baru bukan sekadar menjalankan roda organisasi, melainkan memastikan seluruh kader tetap berada dalam satu barisan untuk menjalankan keputusan partai.
Ke depan, kepemimpinan Dias Rukmana Praja diharapkan dapat mengakomodasi berbagai aspirasi kader, memperkuat konsolidasi internal, serta membangun komunikasi organisasi yang berkesinambungan.
Dengan berakhirnya Musda XI, perhatian kini tertuju pada langkah kepengurusan baru dalam menyusun program kerja dan memperkuat kesiapan Partai Golkar Purwakarta menghadapi agenda politik berikutnya.
Persatuan, soliditas, dan konsolidasi menjadi pekerjaan penting yang harus diwujudkan setelah Musda, agar keputusan organisasi tidak berhenti pada penetapan seorang ketua, tetapi berlanjut menjadi kerja nyata seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Purwakarta.
Redaksi Sukapurwanews.com (Yd)

