-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Karawang Raih Penghargaan Kategori Sangat Baik dari Kementerian Investasi, Realisasi Investasi Tembus Rp20,43 Triliun

    22 Oktober 2026, Oktober 22, 2026 WIB Last Updated 2026-10-22T04:34:17Z

     



    KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Karawang meraih penghargaan kategori Sangat Baik dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia atas kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan percepatan pelaksanaan berusaha di daerah tahun 2026.

    Penghargaan yang ditetapkan pada 30 Juli 2026 tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan serta menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan kompetitif.

    Evaluasi Lapangan Jadi Dasar Penilaian

    Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim BKPM RI.

    Menurutnya, penilaian tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pelayanan perizinan dan mempercepat proses berusaha bagi para pelaku usaha maupun investor.

    “Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja pelayanan terpadu satu pintu serta efektivitas percepatan perizinan berusaha di Karawang. Seluruh proses penilaian mencakup verifikasi ketat langsung di lapangan,” ujar Aep.

    Ia menegaskan, Pemkab Karawang akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor penanaman modal, guna memberikan kemudahan bagi investor yang ingin mengembangkan usahanya di Karawang.

    Realisasi Investasi Semester I 2026 Capai Rp20,43 Triliun

    Kinerja pelayanan perizinan tersebut sejalan dengan capaian realisasi investasi Kabupaten Karawang sepanjang semester pertama 2026 yang mencapai Rp20,43 triliun.

    Berdasarkan data yang disampaikan dalam keterangan tersebut, realisasi investasi terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp15,95 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp4,47 triliun.

    Selain itu, tercatat sebanyak 7.518 laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), yang terdiri atas 3.164 laporan PMA dan 4.354 laporan PMDN.

    Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar kedua di Jawa Barat, setelah Kabupaten Bekasi.

    Besarnya nilai investasi ini memperlihatkan posisi strategis Karawang sebagai salah satu kawasan industri utama yang memiliki daya tarik bagi investor domestik maupun asing.

    Investasi Serap 15.030 Tenaga Kerja

    Pemkab Karawang menegaskan bahwa peningkatan investasi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja.

    Bupati Aep Syaepulloh mengatakan, kemudahan perizinan merupakan salah satu upaya untuk membangun iklim usaha yang sehat dan kompetitif. Dengan demikian, investasi yang masuk diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

    “Kemudahan perizinan kami dorong agar iklim usaha semakin sehat dan kompetitif. Muara dari seluruh upaya ini adalah terciptanya lapangan kerja baru, bergeraknya roda ekonomi daerah, serta terbukanya peluang usaha bagi warga Karawang,” ungkapnya.

    Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja terlihat dari realisasi investasi selama enam bulan pertama 2026 yang tercatat menyerap sebanyak 15.030 tenaga kerja.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.499 orang terserap pada sektor PMA, sedangkan 5.531 orang lainnya bekerja pada sektor PMDN.

    Angka tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kontribusi investasi terhadap kesempatan kerja di Kabupaten Karawang.

    Pemkab Karawang Perkuat Iklim Investasi

    Ke depan, Pemkab Karawang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan memperkuat strategi promosi investasi.

    Pemerintah daerah juga berupaya mengawal pelaksanaan proyek-proyek investasi agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian daerah.

    Melalui peningkatan kualitas pelayanan, penyederhanaan proses perizinan sesuai regulasi, serta penguatan iklim usaha, Karawang diharapkan mampu mempertahankan daya saingnya sebagai salah satu tujuan investasi utama di Jawa Barat.

    Penghargaan kategori Sangat Baik tersebut menjadi dorongan bagi Pemkab Karawang untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan publik, sekaligus memastikan pertumbuhan investasi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +