PURWAKARTA – Upaya menggali warisan sejarah, memperkuat tradisi keagamaan, serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang digelar di Pondok Pesantren Kebon Djati Ashabul Ahmar, Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang melibatkan H. Jenal Aripin, S.E., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat periode 2024–2029, bersama Pagar Nusa Purwakarta tersebut menghadirkan sejumlah agenda keagamaan, kebudayaan, dan kajian intelektual.
Salah satu agenda utama adalah kajian ilmiah bertajuk “Menyingkap Manuskrip Serat Niti Praja Eyang Dalem Gandasoli: Perspektif Tata Kelola Pemerintahan dan Tradisi Kepesantrenan.”
Kajian tersebut menjadi ruang untuk menggali nilai-nilai sejarah, pemikiran leluhur, etika kepemimpinan, serta relevansi kearifan lokal terhadap tata kelola pemerintahan dan kehidupan masyarakat masa kini.
Keterlibatan H. Jenal Aripin sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat menjadi bagian dari upaya membangun perhatian terhadap pelestarian warisan intelektual dan budaya daerah. Manuskrip kuno tidak semestinya hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi juga perlu diteliti, didokumentasikan, dan diperkenalkan kepada generasi muda sebagai sumber pengetahuan serta identitas sejarah.
Selain kajian ilmiah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Pengajian Ahlussunnah wal Jamaah (ASWAJA) serta Istighosah Akbar yang diselenggarakan oleh PC JATMAN Purwakarta. Agenda tersebut menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai spiritualitas, tradisi keagamaan, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, PC Pagar Nusa Purwakarta turut menghadirkan kegiatan Ngaji Siloka, sebagai ruang pembelajaran dan pendalaman nilai-nilai kearifan lokal yang berkaitan dengan tradisi, budaya, serta ajaran kehidupan dalam perspektif kepesantrenan.
Perpaduan ketiga agenda tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Silaturahmi Kebangsaan tidak hanya berorientasi pada diskusi sejarah dan kebudayaan, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan spiritualitas, pendidikan keagamaan, dan pelestarian tradisi pesantren.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya H. Jenal Aripin, S.E., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua PCNU Karawang masa khidmat 2022–2024; KH. Ahmad Anwar Nasihin, Ketua PCNU Purwakarta; Kyai Yayan Ahmad Mustofa, Ketua Pagar Nusa Purwakarta; serta Kyai Rivan Maulana Setiawan, Pimpinan Pondok Pesantren Kebon Djati.
Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar, S.H., KP., M.M., diwakili oleh Desi Hendriyani, S.TP., M.P. Nendi Apriki Kusuma selaku pegiat literasi Purwakarta juga turut menjadi bagian dari forum kajian tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara ulama, pemerintah, legislatif, organisasi keagamaan, pesantren, dan komunitas literasi dalam menjaga warisan sejarah sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.
Kolaborasi Pagar Nusa Purwakarta bersama H. Jenal Aripin, S.E., serta keterlibatan PC JATMAN Purwakarta dalam agenda keagamaan menjadi bagian dari ikhtiar mempererat silaturahmi dan memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Silaturahmi Kebangsaan ini diharapkan menjadi momentum untuk menghubungkan nilai-nilai luhur warisan leluhur, kekuatan tradisi pesantren, dan semangat persatuan bangsa. Sejarah dipelajari, tradisi dilestarikan, spiritualitas diperkuat, dan nilai-nilai kebangsaan terus diwariskan kepada generasi penerus.
Redaksi Sukapurwanews.com (Yd)


