-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Polemik Tiket Masuk Haol Mama Sempur Memanas, Warga Sebut Ada Dugaan Keterlibatan Oknum Keraton

    13 Mei 2026, Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T05:57:23Z

     



    PURWAKARTA – Polemik dugaan pungutan tiket masuk sebesar Rp10 ribu di kawasan Haol Mama Sempur, Desa Sempur, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, terus menuai sorotan publik. Sejumlah warga mulai angkat bicara dan mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum tertentu yang disebut memiliki kaitan dengan lingkungan keraton.


    Seorang warga yang mengaku pernah melaporkan persoalan tersebut kepada pihak terkait menyampaikan bahwa klarifikasi yang beredar di publik dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia bahkan menuding ada pihak yang mencoba melepaskan tanggung jawab atas polemik yang kini viral di media sosial.


    Kepada awak media melalui pesan singkat DM Messenger, sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut aktivitas pungutan itu bukan dilakukan secara spontan oleh para pemuda setempat.


    “Kalau hanya inisiatif sendiri rasanya tidak mungkin. Pemuda di sini bergerak karena ada arahan dari oknum tertentu yang disebut masih berkaitan dengan keluarga keraton,” ujarnya.


    Menurut pengakuannya, praktik permintaan uang masuk kepada pengendara dan pengunjung sudah cukup lama terjadi. Karena rumahnya berada tidak jauh dari lokasi, ia mengaku sering melihat langsung aktivitas pungutan tersebut.


    “Dulu sering ada yang meminta uang masuk di titik itu. Sekarang sementara berhenti karena persoalannya sudah ramai dibicarakan. Tapi informasinya, dari arah Jalan Plered masih ada pungutan,” katanya.


    Warga tersebut juga menyinggung adanya hubungan kekerabatan antara aparat desa dengan pihak keraton yang dinilai membuat situasi semakin sensitif dan memicu saling tuding di internal.


    “Hubungan keluarga itu memang ada, jadi sekarang suasananya memanas. Masing-masing saling menyalahkan,” ungkapnya.


    Ia menilai klarifikasi yang sebelumnya beredar justru memperkeruh keadaan karena dianggap hanya berupaya menjaga citra tanpa memberikan penjelasan menyeluruh mengenai dugaan pungutan tersebut.


    Kasus ini kini ramai menjadi perbincangan masyarakat, terutama di media sosial seperti Facebook dan TikTok. Banyak warga meminta pemerintah daerah, aparat desa, hingga pihak terkait segera turun tangan agar polemik tidak semakin meluas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun pihak keraton terkait dugaan keterlibatan oknum dalam praktik pungutan tiket masuk di kawasan Haol Mama Sempur tersebut.


    Redaksi Sukapurwanews.com 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +