-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Dampingi Menko AHY di IPDN, Sigit Raditya Tekankan Pentingnya SDM Unggul untuk Indonesia Emas

    19 Juni 2026, Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T11:30:24Z

     



    JATINANGOR (18/06/2006)– Pembentukan sumber daya manusia aparatur yang unggul dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks. Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam kuliah umum Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor, Kamis (18/6/2026).


    Dalam kegiatan tersebut, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya, turut mendampingi Menko AHY bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Kuliah umum yang mengusung tema “Menyiapkan ASN Unggul Menjawab Tantangan Pembangunan Bangsa” tersebut dihadiri para praja IPDN yang dipersiapkan menjadi calon aparatur sipil negara dan pemimpin masa depan Indonesia.


    Pada kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyerahkan penghargaan kepada IPDN yang diterima langsung oleh Rektor IPDN Halilul Khairi atas dedikasi dan kontribusi para praja dalam mendukung upaya tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Pulau Sumatera sepanjang 2025–2026.


    “Pengabdian IPDN ini sangat luar biasa dalam mendukung upaya tanggap bencana, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ini menjadi bukti nyata bahwa praja IPDN siap diterjunkan kapan pun, di mana pun, bahkan dalam kondisi yang sulit sekalipun,” ujar Menko AHY.


    Dalam kuliah umumnya, Menko AHY menyoroti berbagai tantangan global yang akan dihadapi generasi mendatang, mulai dari krisis iklim, bencana alam, disrupsi teknologi, urbanisasi, keterbatasan sumber daya alam, hingga dinamika geopolitik dan keamanan global. Menurutnya, kondisi tersebut harus dipahami oleh para praja sebagai calon pemimpin dan aparatur negara yang akan bertugas di berbagai daerah di Indonesia.


    Menko AHY juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan dunia dengan memanfaatkan posisi strategis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi yang dimiliki. Namun, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan.


    “Saya percaya masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda seperti kalian. Kesempatan yang dimiliki bangsa ini sangat besar, tetapi hanya bisa diwujudkan jika diisi oleh pemimpin yang mau belajar, bekerja keras, dan tetap menjaga integritas. Ke mana pun nanti kalian ditugaskan, ingatlah bahwa tugas utama seorang ASN adalah melayani masyarakat,” pesan Menko AHY kepada para praja.


    Menanggapi pesan tersebut, Sigit Raditya menilai bahwa tantangan pembangunan ke depan menuntut hadirnya aparatur negara yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter kepemimpinan yang kuat dan orientasi pelayanan kepada masyarakat.


    “Jika berbicara tentang keberhasilan pembangunan, hal ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas kebijakan, tetapi juga oleh kualitas aparatur yang menjalankannya. Karena itu, ASN masa depan harus memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional serta berpihak kepada masyarakat,” ujar Sigit Raditya.


    Menurutnya, para praja IPDN memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di berbagai daerah, termasuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Oleh karena itu, semangat pengabdian, profesionalisme, dan kemampuan memahami kebutuhan masyarakat harus terus menjadi pondasi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.


    Kegiatan di IPDN tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan lembaga pendidikan kedinasan dalam menyiapkan generasi ASN yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.***


    Redaksi Sukapurwanews.com 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +