JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, kembali menegaskan pentingnya kemerdekaan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam Malam Anugerah SMSI 2026 yang digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Dalam ajang penghargaan yang dihadiri tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, insan pers, dan pengurus SMSI dari berbagai daerah di Indonesia itu, Firdaus menekankan bahwa keberlangsungan industri media harus menjadi perhatian bersama di tengah derasnya arus transformasi digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Menurut Firdaus, pers yang merdeka, profesional, dan berkelanjutan merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus mendukung pembangunan nasional, termasuk pengembangan sektor ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu andalan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Anugerah ini merupakan bentuk penghargaan dari masyarakat pers Indonesia kepada tokoh-tokoh yang memiliki komitmen nyata dalam menjaga kemerdekaan pers serta mendukung keberlanjutan industri media di Tanah Air. Sinergi antara pemerintah, media konvensional, dan media digital harus terus diperkuat agar ekosistem pers tetap sehat dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegas Firdaus.
Pada kesempatan tersebut, SMSI memberikan Anugerah Pelopor Kemerdekaan Pers Indonesia kepada Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap penguatan industri media, khususnya media siber dan media startup yang menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Firdaus menjelaskan bahwa SMSI selama ini konsisten memperjuangkan keberlangsungan media siber di seluruh Indonesia. Organisasi yang kini memiliki jaringan di 35 provinsi itu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia media, penguatan bisnis media digital, hingga peningkatan profesionalisme perusahaan pers agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Di bawah kepemimpinannya, SMSI juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan guna memperkuat posisi media sebagai mitra strategis pembangunan bangsa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperluas program pelatihan, pengembangan talenta digital, serta peningkatan kapasitas pengelola media di daerah.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan SMSI. Ia menilai media siber memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif melalui penyebaran informasi, promosi karya kreatif, hingga penguatan pasar produk-produk lokal.
“Pers dan media digital merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat. Kami siap membuka ruang kolaborasi yang lebih luas agar media Indonesia semakin profesional, mandiri, berkualitas, dan tetap menjaga kemerdekaan pers,” ujarnya.
Malam Anugerah SMSI 2026 mengusung tema “Menjaga Kemerdekaan Pers dan Keberlanjutan Media dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045.” Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers nasional untuk memperkuat komitmen dalam menjaga independensi media sekaligus menghadapi tantangan industri media di era digital.
Dari puluhan tokoh yang diusulkan, SMSI menetapkan sejumlah penerima penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari Anugerah Spirit Pers Indonesia, Anugerah Sahabat Pers Indonesia, Anugerah Tokoh Inspiratif, hingga Pin Emas SMSI.
Melalui kegiatan ini, Firdaus menegaskan bahwa SMSI akan terus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan pers, memperkuat keberlanjutan industri media, serta membangun kolaborasi yang produktif demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Redaksi Sukapurwanews.com


