PURWAKARTA, 17/04/2026– Wakil Bupati Purwakarta yang akrab disapa Abang Ijo kembali menjadi perhatian publik usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Bayu Asih. Sidak tersebut dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait sistem parkir di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
Untuk memastikan langsung laporan warga, Abang Ijo mendatangi lokasi menggunakan kendaraan pribadi. Ia kemudian masuk ke area rumah sakit dan tak lama langsung keluar. Namun, meski hanya sebentar berada di dalam area parkir, kendaraan tersebut tetap dikenakan tarif sebesar Rp3.000.
Temuan itu kemudian dibagikan melalui akun TikTok pribadinya @bangwabup.purwakarta dan langsung mendapat respons luas dari masyarakat.
“Baru masuk terus langsung keluar, bayar Rp3.000,” tulis Abang Ijo dalam unggahan videonya.
Unggahan tersebut memicu berbagai komentar dari warga yang mengaku mengalami hal serupa saat berkunjung ke RSUD Bayu Asih.
“Iya Pak, betul. Saya sering naik ojek online atau mobil online, tetap harus bayar Rp3.000 padahal cuma mengantar saja,” tulis akun @umiwie.29.
Sementara akun lainnya menyoroti aspek keamanan parkir.
“Gunanya apa ada karcis parkir, tetap saja kalau ada kehilangan seperti helm tidak ada tanggung jawab,” tulis akun @A HAJI KENZIE.
Langkah sidak yang dilakukan Wakil Bupati dinilai sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat. Persoalan parkir, meski terlihat sederhana, dinilai menyangkut kenyamanan dan pelayanan publik yang seharusnya tidak membebani warga, terutama pasien dan keluarga yang datang ke rumah sakit.
Tak hanya soal parkir, Abang Ijo juga menyatakan akan melakukan sidak lanjutan ke sejumlah sektor pelayanan di RSUD Bayu Asih. Mulai dari kualitas layanan kesehatan, kebersihan, hingga sarana dan prasarana rumah sakit akan menjadi perhatian berikutnya.
Masyarakat pun berharap langkah ini mampu mendorong pembenahan menyeluruh di RSUD Bayu Asih agar pelayanan semakin baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan warga.
Kini publik menunggu hasil sidak berikutnya, apakah masih ada persoalan lain yang selama ini belum tersentuh perhatian pemerintah daerah.
(Sukapurwanews.com :Yd )

