-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Kabid Dinas ESDM Banten Diminta Evaluasi Diri, Publik Pertanyakan Ketegasan Pengawasan Tambang Bentonit

    09 Mei 2026, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T02:06:12Z






     


    Lebak || 09 Mei 2026 — Sorotan terhadap aktivitas tambang galian bentonit di wilayah Kabupaten Lebak, tepatnya di Kecamatan Curugbitung, kembali mencuat.


    Sejumlah elemen masyarakat menilai pengawasan dari pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten terkesan lemah dan tidak menunjukkan tindakan tegas terhadap dugaan aktivitas tambang yang dinilai bermasalah.


    Ketua LSM DPD BIMPAR Indonesia Kabupaten Lebak, Kang Sa'id, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja oknum pejabat di lingkungan Dinas ESDM Banten, khususnya bidang yang membidangi pengawasan pertambangan.


    “Kalau memang tidak mampu menjalankan tugas pengawasan dengan baik, lebih baik evaluasi diri atau mundur dari jabatan. 


    Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran terhadap aktivitas tambang yang diduga merugikan lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.


    Menurutnya, keresahan masyarakat semakin meningkat akibat kondisi jalan yang kerap dipenuhi ceceran tanah material tambang, debu, hingga dugaan aktivitas di luar titik koordinat yang semestinya.


    Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada tindakan yang benar-benar memberikan efek jera. Kritik tersebut bukan tanpa alasan.

    Masyarakat mempertanyakan fungsi pengawasan Dinas ESDM ketika aktivitas tambang terus berjalan meski berbagai keluhan telah berulang kali disampaikan.


    “Jangan hanya diam ketika masyarakat bersuara. Jabatan itu amanah, bukan sekadar duduk di kursi dan menunggu laporan masuk Pak,” lanjutnya.


    Kang Sa'id meminta Pemerintah Provinsi Banten turun tangan melakukan evaluasi terhadap jajaran pengawasan pertambangan agar tidak muncul asumsi liar di tengah masyarakat terkait dugaan adanya pembiaran terhadap aktivitas tertentu.


    Selain itu, Kang Sa'id mengaku telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Kabid Dinas ESDM Banten melalui pesan WhatsApp terkait dugaan aktivitas tambang tersebut.


    Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan maupun klarifikasi yang diberikan oleh pihak yang bersangkutan.


    Sikap bungkam tersebut justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait keseriusan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah Lebak Utara.


    Masyarakat berharap Dinas ESDM Banten segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik serta menunjukkan langkah konkret demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

    (said)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +