Sukapurwanews - Lebak, Ketua Bimpar said angkat bicara, Sudah Banyak beredar isu adanya dugaan manipulasi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah desa Lebak asih , Kecamatan curugbitung kabupaten Lebak, 05,205, 2026
Hal ini disampaikan tegas, Oleh ketua LSM Bimpar Kang Said, angkat bicara, Menurutnya, jika ada atau diketemukan oknum melakukan dugaan manipulasi pada anggaran MBG, Ini sangat jelas diduga manipulasi anggaran makanan gizi,
Menu yang di sajikan makanan untuk belita, pada hari Senen, 04,05, 2026, yakni, Nasi setengah kepal, Tahu goreng satu , jeruk satu biji, Sayuran tiga biji, Ayam goreng satu biji, Yang di berikan dpur MBG pematang
Ketua Lsm Bimpar said, , Saat di konpirmasi melalui via whasttap, Kami sangat menyangkan bantuan makan gizi yang di sajikan oleh pihak SPPI yayasan permta mitra kelurga, Di setiap sekolah desa curugbitung, dan bantuan balita, Tidak sesuai anggaran yang sudah di tentukan pemerintah,Ujar
"Karena hal itu tidak dibenarkan dari sisi aturan mana pun, dan lebihnya jika benar begitu itu sudah bisa masuk unsur ranah pidana ," tegasnya.
Ia, tidak menampik jika seandainya adanya oknum yang demikian, Hanya pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan untuk tidak main-main apalagi memanipulasi anggaran dengan kualitas MBG."
"Dan tidak transparansi dan kualitas, sesuai arahan terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN), sekarang semua SPPG wajib untuk menampilkan kualitas gizi dan nominal harga dari setiap menu yang disajikan.
"Kandungan gizi sebagai kontrol kualitas menu MBG, nominal harga sebagai kontrol atas harga dari setiap item makanan yang disajikan," tandasnya.
Sementara, Harga yang ditampilkan itu adalah harga bahan baku, Bukan harga bahan baku ditambah biaya pengolahan.
"Karena biaya untuk pengolahan bahan baku sudah ditanggung BGN. Hal ini dapat menjadi kontrol langsung masyarakat atas setiap menu yang disajikan," ungkapnya.
Keluhan bisa Disampaikan Melalui sosial media
Selanjutnya, Jika ditemukan ketidaksesuaian harga, Masyarakat bisa langsung mengkritisi SPPG yang bersangkutan,
"Masyarakat, Sesuai arahan Ibu wakil BGN, Diperbolehkan upload di media sosial dengan mencantumkan jelas SPPG yang dimaksud, Sekolah tempat dibagi dan waktu pembagian MBG agar segera ditindaklanjuti oleh Pemantauan dan Pengawasan BGN," pungkasnya."
Kami menuai konrofersi makan gizi yang di berikan kepada anak sekolah, balita, asal asalan, Saya melihat nya sangat miris dengan ada nya makan gizi di desa Lebak asih, ia kami memohon kepada pihak dinas terkait, Tindak tegas dapur MBG yang ada di pematang Yayasan permta mitra keluarga Ungkapnya.(said)
