-->
  • Jelajahi

    Copyright © Sukapurwa News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Blogger Templates

    Iklan

    Pupuk Kujang Gandeng Bogasari, Puluhan Ibu di Cikampek Digembleng Jadi Calon Wirausaha Kuliner

    21 Mei 2026, Mei 21, 2026 WIB Last Updated 2026-05-21T03:13:42Z

     



    KARAWANG – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan PT Pupuk Kujang Cikampek. Kali ini, perusahaan memberangkatkan puluhan ibu rumah tangga dari wilayah sekitar perusahaan untuk mengikuti pelatihan tata boga di Bogasari Baking Center, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/5/2026).


    Program pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan memasak dan pengolahan pangan, sekaligus membuka peluang usaha kuliner bagi para peserta agar mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi.




    Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang, Agung Gustiawan, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari program unggulan pemberdayaan perempuan bertajuk Mamapreneur Lokamakan Diri, yang difokuskan untuk memperkuat kapasitas ekonomi ibu-ibu di lingkungan sekitar perusahaan.


    “Kami berharap ibu-ibu dapat meningkatkan keterampilan tata boga, menghasilkan aneka produk kuliner yang enak, berkualitas, dan diminati masyarakat. Harapannya, kemampuan ini bisa menjadi modal penting untuk membangun usaha secara mandiri,” ujar Agung saat memberikan pengarahan kepada peserta.




    Sebanyak 30 peserta dari perwakilan 10 desa di wilayah Cikampek mengikuti pelatihan tersebut. Mereka memperoleh pengalaman belajar secara langsung atau hands-on training, mulai dari pemilihan bahan baku seperti tepung yang tepat, teknik menimbang dan menakar, hingga proses pengolahan makanan sesuai standar industri.


    Tidak hanya teori, peserta juga diajak mempraktikkan langsung proses pembuatan berbagai produk kuliner dengan pendampingan tenaga profesional dari Bogasari Baking Center.


    “Peserta merasakan langsung proses produksi dengan standar tinggi, didampingi oleh tenaga ahli tata boga sehingga keterampilan yang diperoleh lebih aplikatif untuk dikembangkan menjadi usaha,” kata Agung.


    Menurutnya, program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan strategi pemberdayaan berkelanjutan yang dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar perusahaan.


    Pupuk Kujang menargetkan peserta pelatihan tidak hanya memiliki kemampuan memasak, tetapi juga kesiapan untuk mengembangkan usaha yang kompetitif dan berkelanjutan.


    Sebagai bentuk keseriusan, perusahaan telah menyiapkan langkah pendampingan lanjutan pasca-pelatihan. Para peserta nantinya akan difasilitasi dalam pengurusan legalitas usaha, termasuk izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) hingga sertifikasi halal, agar produk kuliner hasil program Mamapreneur memiliki daya saing lebih luas di pasar.


    Agung menjelaskan, pelaksanaan program pemberdayaan tersebut juga diukur menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI) untuk memastikan setiap dana TJSL yang disalurkan menghasilkan dampak sosial dan ekonomi yang terukur bagi masyarakat.


    Selain mendorong penguatan ekonomi keluarga, program ini disebut sejalan dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesetaraan gender dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.


    “Program Mamapreneur ini kami fokuskan untuk perempuan karena mereka memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi keluarga. Kami ingin membuka lebih banyak peluang agar masyarakat sekitar perusahaan dapat tumbuh mandiri,” jelasnya.


    Sementara itu, Chef Haryanto dari Bogasari Baking Center menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun bersama Pupuk Kujang. Ia menilai pelatihan tersebut dapat menjadi wadah lahirnya calon-calon pelaku usaha baru di bidang kuliner.


    “Kami bangga bisa terlibat dalam pelatihan ini. Semoga ilmu yang diperoleh para peserta dapat dikembangkan menjadi usaha nyata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Haryanto.


    Melalui program ini, Pupuk Kujang menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip keberlanjutan berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG), sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


    Redaksi Sukapurwanews.com (Yd)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +